Tips Ambil Pinjaman Untuk Biaya Renovasi Rumah
4 mins read

Tips Ambil Pinjaman Untuk Biaya Renovasi Rumah

Siapa yang tidak mau tinggal di sebuah hunian yang nyaman serta cantik, pastinya semua orang menginginkan hal tersebut. Namun untuk mewujudkan sebuah mimpi bisa tinggal di hunian yang bagus tentunya membutuhkan biaya yang besar. Meskipun tidak harus membeli rumah baru, melainkan sekedar renovasi, namun tidak bisa dipungkiri juga jika seandainya budget yang dikeluarkan juga tidak kalah besar. Biaya renovasi rumah membutuhkan anggaran mulai dari puluhan sampai dengan ratusan juta rupiah.

Namun juga tak perlu khawatir karena pada dasarnya uang yang Anda keluarkan untuk kegiatan renovasi ini sendiri, nantinya juga akan memberikan manfaat. Dimana hunian akan terasa jauh lebih nyaman ditambah lagi rumah tersebut juga dapat dijadikan sebagai aset investasi, dimana dengan kondisinya yang semakin bagus, pastinya harga jualnya juga akan ikut mengalami peningkatan bukan, sehingga tidak akan rugi juga bagi Anda.

Namun mungkin banyak diantara Anda yang berpikiran bahwa agak sulit dan lama jika harus menunggu menabung terlebih dahulu, agar bisa dipakai untuk kegiatan renovasi. Namun tidak perlu khawatir juga mengingat sekarang ini ada banyak diantara program kredit untuk biaya renovasi rumah yang ditawarkan oleh sebuah lembaga pembiayaan, sehingga dapat dijadikan sebagai solusi terbaik untuk Anda. Hanya saja sebelum mengajukan kredit atau pinjaman yang satu ini, maka perhatikan dulu beberapa hal berikut, diantaranya adalah :

Tips Ambil Pinjaman Untuk Biaya Renovasi Rumah

  1. Hitung-hitung anggaran untuk renovasi Anda, agar tidak salah jumlah yang akan diminta, maka ada baiknya untuk mulai mengkalkulasi berapa besarnya biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan renovasi tersebut. Tentunya semakin luas area yang direnovasi pastinya akan memakan biaya yang relatif besar juga bukan. Ditambah lagi jangan hanya terpaku pada RAB, Anda juga harus punya anggaran tambahan, karena bagaimanapun biaya renovasi sering kali membengkak, melebihi jumlah yang telah dianggarkan.
  2. Pastikan bahwa Anda bekerja dan memiliki penghasilan tetap, selanjutnya yang tidak kalah penting adalah harus produktif, artinya Anda bekerja dan memang mendapatkan pemasukan bulanan. Tujuannya tak lain hal ini akan dijadikan sebagai salah satu tolak ukur penilaian dari bank. Apakah nantinya Anda layak untuk diberikan program pinjaman ini ataukah tidak. Dengan punya penghasilan yang tetap agaknya tingkat kepercayaan bank juga jadi lebih tinggi untuk mengabulkan permohonan Anda.
  3. Pertimbangkan lembaga yang dipilih, hal yang paling penting adalah Anda harus sudah menentukan tujuan dimanakah nantinya ingin ambil pinjaman tersebut. Apalagi seperti yang diketahui bahwa pada dasarnya banyak juga lembaga pembiayaan atau bank yang menawarkan program tersebut, sehingga tidak boleh asal dalam menjatuhkan pilihan. Pastikan yang memang terpercaya, punya reputasi yang baik serta yang tidak kalah penting adalah menawarkan bunga yang rendah atau ringan agar tidak terlalu membebani.
  4. Menyiapkan dokumen-dokumen yang diminta, ketika sudah memutuskan bank atau lembaga pembiayaan mana yang akan dipilih. Maka langkah yang selanjutnya dapat dilakukan adalah dengan melihat dokumen apa sajakah yang dipersyaratkan, selanjutnya Anda hanya tinggal melengkapi saja semua dokumen yang diminta oleh pihak pembiayaan tersebut, pastikan tidak ada yang kurang, sehingga akan lebih cepat diproses nantinya.
  5. Ambil pinjaman sesuai dengan kebutuhan, meskipun tawaran plafonnya tinggi, kembali lagi Anda harus mempertimbangkan kemampuan membayar nantinya, karena semakin besar maka beban yang ditanggung juga jadi semakin besar. Untuk itu yang paling ideal cukup dengan menyesuaikan kebutuhan Anda saja.
  6. Ikuti prosedur yang diminta oleh bank tersebut, misalnya adalah harus melakukan interview maka pastikan bahwa Anda hadir pada sesi tersebut, bank juga membutuhkan waktu untuk melakukan seleksi dan verifikasi data, untuk memastikan apakah calon nasabah tersebut layak untuk diberikan produk pinjaman ini ataukah tidak.

Anda juga bisa mendapatkan kredit untuk biaya renovasi rumah ini diantaranya adalah dari bank BCA, tentu sudah kenal baik dengan nama tersebut bukan, salah satu lembaga keuangan swasta terbesar yang ada di Indonesia, dimana produk mereka juga semakin lengkap belakangan ini, termasuk bagi Anda yang ingin mengajukan kredit untuk beli rumah ataupun sekedar renovasi juga tersedia dengan bunga yang rendah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *